Analisa pengaruh Intesitas Sinar Matahari Terhadap Daya Keluaran Pada Sel Surya Jenis Monokristal

Darwin Darwin, Albert Panjaitan, Suwarno Suwarno

Abstract


Untuk mengetahui pengaruh intensitas matahari, suhu permukaan, dan sudut pengarah terhadap daya panel surya. Pengaruh intensitas matahari didapat dengan cara perubahan waktu sehingga intensitasnya bervariasi dengan sudut tetap 90o dan suhu permukaan relatif sama, suhu permukaan didapatkan dengan cara memvariasi suhu dengan sudut pengarah tetap 90o dan intensitas relatif sama, sudut pengarah didapat dengan cara memvariasi sudut pengarah dengan intensitas dan suhunya relatif sama. Pengaruh kinerja panel surya yaitu semakin besar intensitas matahari maka arusnya semakin besar dan tegangannya cenderung tetap. Suhhu permukaan mempengaruhi performa panel  surya  yaitu semakin besar temperaturenya maka tegangannya semakin kecil dan arusnya cenderung tetap. Sudut pengarah mempengaruhi performa panel surya yaitu semakin mendekati tegak lurus terhadap datangnya cahaya mathari maka tegangan dan arusnya akan semakin besar. Data-data hasil pengujian kemudian diolah untuk mengetahui daya listrik maksimum yang mampu dihasilkan. Hasil tugas akhir ini menunjukkan bahwa pada intensitas matahari 1006 W/m2 dengan daya terbesar yang mampu dihasilkan adalah 28,035 watt. Pada temperature permukaan 54,5oC dengan daya terbesar 28,035 watt. Pada sudut pengarah 90o daya terbesar yang dihasilkan adalah 26,7735 watt. Peforma panel surya dipengaruhi oleh intensitas matahari, temperatur permukaan, dan sudut pengarah semakin besar faktor yang mempengaruhinya daya yang dihasilkan juga semakin besar.

Keywords


performa panel surya, sel surya monokristal

Full Text:

PDF

References


Fishbane, P.M., Gasirowicz, S., and Thornton, S.T., 1996: Physics for scientists and engineers, 2nd edition, Prentice-hall, New Jersey

Takun, Pongsakor, Somyot Kaitwanidvilai, Chaiyan Jettanasen, Maximum power point tracking using fuzzy logic control for photovoltaic.Hongkong

International Energi Agency, 2016, Indonesia 2015, IEA, Prancis.

Kementrian ESDM Republik Indonesia, 2017, Handbook of Energy and Economic Statistics of Indonesia, Republik Indonesi.

O. Hammond, S. Hunt, E. Machlin, 2014, Design of an alternative hybrid vertical axis wind turbine, WORCESTER POLYTECHNIC INSTITUTE, UK.

A. F. A. A. El-sayed, “Dynamics of Vertical Axis Wind Turbines ( Darrieus Type ),” vol. 2, no. 1, pp. 33–41, 1995.

T. Wakui, Y. Tanzawa, T. Hashizume, and T. Nagao, “Hybrid Configuration of Darrieus and Savonius Rotors for Stand-Alone Wind Turbine- Generator Systems,” vol. 150, no. 4, pp. 259–266, 2005.

R. Ã. Gupta, A. Biswas, and K. K. Sharma, “Comparative study of a three-bucket Savonius rotor with a combined three-bucket Savonius – three-bladed Darrieus rotor,” vol. 33, pp. 1974– 1981, 2008.

A. Ghosh, A. Biswas, K. K. Sharma, and R. Gupta, “Computational analysis of fl ow physics of a combined three bladed Darrieus Savonius wind rotor,” J. Energy Inst., vol. 88, no. 4, pp. 425–437, 2015.

M. Abid, K. S. Karimov, H. A. Wajid, F. Farooq, H. Ahmed, and O. H. Khan, “Iranica Journal of Energy & Environment Design , Development and Testing of a Combined Savonius and Darrieus Vertical Axis Wind Turbine,” vol. 6, no. 1, pp. 1–4, 2015.

M. N. Fauzi, S. Harbintoro, B. Besar, and K. Perindustrian, “Regression analysis to determine correlation of power and Torsion for pelton turbine,” vol. 38, no. 2, 2016

E. O. Hair and M. G. Giesselmann, “Comparative Analysis of Regression and Artificial Neural,” vol. 123, no. November, pp. 327–332, 2001




DOI: https://doi.org/10.53695/jm.v1i2.105

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.