ANALISIS PREDIKSI KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALTMAN Z-SCORE PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERKEBUNAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

Main Article Content

Khairul Anwar Pulungan
Wita Meiviani Pasaribu

Abstract

 Pendekatan  dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif. Jenis data yang adalah adalah data kuantitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif, yaitu dengan cara menganalisis menggunakan perhitungan angka-angka dari laporan keuangan, seperti neraca dan laporan laba rugi, yang kemudian digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil perhitungan dari 10 perusahaan sektor perkebunan yang mengalami kondisi keuangan yang rata-rata berada pada kondisi potensial bangkrut, hal ini dikarenakan beberapa perusahaan mengalami kesulitan keuangan (financial distress). Pada tahun 2013, terdapat 6 perusahaan diprediksi mengalami kebangkrutan, 2 perusahaan mengalami rawan bangkrut dan 2 perusahaan dalam kondisi sehat. Tahun 2014, kondisinya belum berubah karena ada 6 perusahaan diprediksi mengalami kebangkrutan, 2 perusahaan mengalami rawan bangkrut dan 2 perusahaan dalam kondisi sehat. Sedangkan pada tahun 2015, terjadinya peningkatan pada perusahaan yang mengalami prediksi kebangkrutan yaitu sebanyak 7 perusahaan, 2 perusahaan mengalami rawan bangkrut, dan menurun menjadi 1 perusahaan dalam kondisi sehat. Hal ini berdasarkan dari kriteria Altman Z-Score, jika Z > 2,99 dikategorikan sebagai perusahaan sehat. Z berada diantara 1,81 sampai 2,99 dikategorikan sebagai perusahaan rawan bangkrut atau grey area. Dan jika Z < 1,81 dikategorikan sebagai perusahaan potensial bangkrut.

Article Details

Section
Articles

References

Altman, E. I. (1968). Financial Ratios, Discriminant Analysis and the Prediction of Corporate Bankruptcy. The Journal of Finance, 23(4), 589-609.

Altman, E. I., & Hotchkiss, E. (2006). Corporate Financial Distress and Bankruptcy: Predict and Avoid Bankruptcy, Analyze and Invest in Distressed Debt. John Wiley & Sons.

Brahmana, R. K. (2007). Prediksi Kebangkrutan dengan Menggunakan Analisis Z-Score pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan.

Beaver, W. H. (1966). Financial Ratios as Predictors of Failure. Journal of Accounting Research, 4, 71–111. (Model Univariate yang menjadi dasar sebelum model multivariate Altman).

Fahmi, I. (2011). Analisis Laporan Keuangan. Bandung: Alfabeta.

Hanifah, N. (2013). Analisis Prediksi Kebangkrutan dengan Menggunakan Metode Altman Z-Score pada Perusahaan Tekstil dan Garmen yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ilmu Manajemen.

Harahap, S. S. (2018). Analisis Kritis atas Laporan Keuangan. Jakarta: Rajawali Pers.

Ikatan Akuntan Indonesia. (2009). Standar Akuntansi Keuangan. Jakarta: Salemba Empat.

Munawir, S. (2014). Analisa Laporan Keuangan. Yogyakarta: Liberty.

Parulian, S. (2007). Analisis Rasio Keuangan dalam Memprediksi Financial Distress pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Jurnal Akuntansi dan Keuangan.

Platt, H. D., & Platt, M. B. (2002). Predicting Corporate Financial Distress: Reflections on Choice-Based Sample Bias. Journal of Economics and Finance, 26(2), 184–199

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.

Ohlson, J. A. (1980). Financial Ratios and the Probabilistic Prediction of Bankruptcy. Journal of Accounting Research, 18(1), 109–131. (Model logit untuk prediksi kebangkrutan)

Zmijewski, M. E. (1984). Methodological Issues Related to the Estimation of Financial Distress Prediction Models. Journal of Accounting Research, 22, 59–82