Pemberdayaan Masyarakat Lokal Melalui Optimalisasi Potensi Sumber Daya Lokal dan Infrastruktur Serta Penguatan Digital Dalam Rangka Peningkatan Kualitas Masyarakat di Desa Tabongo Barat Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo
DOI:
https://doi.org/10.53695/jas.v7i2.1596Keywords:
Pemberdayaan Masyarakat, Optimalisasi Sumber Daya Lokal, Penguatan DigitalAbstract
Desa Tabongo Barat Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo, terkenal dengan area pertanian tanaman jagung dan padi tetapi sebagaian besar masyarakat mata pencaharian petani jagung permasalahanya adalah Limbah daun jagung dan tongkol menjadi limbah rumah tangga dan makanan ternak di sebabkan masih rendahnya pemahanam masyarakat mengelolah limbah jagung sebenarnya dapat diolah menjadi berbagai kerajinan tangan bernilai seni dan ekonomi tinggi melalui pelatihan yang tepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi wilayah dan pengembangan sumber daya lokal guna peningkatan kemandirian masyarakat, kewirausahan serta penguatan desa digital. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup dan perekonomian dengan mengoptimalkan potensi lokal yang dimilikinya dan mengembangkan sumber daya lokal yang ada. Pendekatan yang digunakan adalah penguatan desa digital yang diharapkan dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan akses informasi dan teknologi, serta memudahkan dalam mengelola potensi wilayah dan sumber daya lokal yang dimilikinya. khususnya kelompok masyarakat tani, memiliki keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah menjadi produk pangan bernilai ekonomi. Kondisi ekonomi desa juga dipengaruhi oleh keterbatasan akses terhadap teknologi digital. kegiatan Pengabdian KKN tematik Periode I Tahun 2026 ini dirancang untuk memberdayakan kelompok masyarakat tani Desa Tabongo Barat Kecamatan Tabongo melalui pelatihan dan pendampingan pengolahan sumber daya lokal menjadi produk pangan bernilai ekonomi berbasis teknologi tepat guna. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan produksi, manajemen usaha, dan pemasaran digital, sehingga mampu mendorong peningkatan pendapatan keluarga, kemandirian ekonomi, serta pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.Downloads
References
D Azizu, M., N., Peliyarni, & Yanti, W., R. (2023). Diversifikasi Olahan Jagung sebagai Upaya Peningkatan Nilai Tambah di Desa Wadiabero. JIPMAS: Jurnal Visi Pengabdian Kepada Masyarakat, 04(02), 153–161. https://doi.org/10.51622/pengabdian.v4i2.1363
Kurniawan, M. I., Marseto, M., & Nisa, F. L. (2023). Pengolahan limbah kulit jagung menjadi produk kreatif bros serta bernilai ekonomi pada siswa kelas 4 di SDN Sumberbendo II. Selaparang.
Masduki. (2019). Diversifikasi Inovatif Olahan Jagung sebagai Penyokong Perekonomian Masyarakat Desa Tagungguh. Jurnal Ilmiah Pangabdhi, 5(1), 1–6. https://doi.org/10.21107/pangabdhi.v5i1.5154
Pratama, A. A., dan Shadewa, D. 2018. Pengaruh Komposisi Bahan Dasar dan Variasi Jenis Perekat terhadap Nilai Kalor, Kadar Air, Kadar Abu pada Briket Campuran Sekam Padi dan Tempurung Kelapa. Publikasi Online Mahasiswa Teknik Mesin, 1(2), 1 – 10
Sulaiman, A., A., Kariyasa, I., K., & Hoerudin. (2018). Cara Cepat Swasembada Jagung (H. Sembiring (ed.); Pertama). IAARD Press
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


