Sosialisasi Pengelolahan Bank Sampah Terbaik di Kelurahan Toba Kecamatan Siantar Selatan

Tambos sianturi, Winfrontstein Naibaho

Abstract


Perubahan paradigma masyarakat mengenai sampah perlu dilakukan secara berkelanjutan. Edukasi kesadaraan dan keterampilan warga untuk pengelolaan sampah dengan penerapan prinsip reduce, reuse, recycle dan replant (4R) penting dalam penyelesaian masalah sampah melalui pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Pemberdayaan warga melalui kegiatan penyuluhan, edukasi, pelatihan (interaksi dan komunikasi), serta dialog dengan warga di komunitas. Selain itu diperlukan dukungan kemitraan dengan membangun jejaring dan mekanisme kerja sama kelembagaan antara warga pengelola bank sampah dengan stakeholder terkait. Bank Sampah di Kelurahan Toba Kecamatan Siantar Selatan Kota Pematangsiantar ini telah memberikan manfaat kepada warga, terutama manfaat langsung dengan berkurangnya timbulan sampah di komunitas, lingkungan menjadi lebih bersih dan asri, serta kemandirian warga secara ekonomi. Selain manfaat secara ekonomi, dimana dari tabungan sampah memperoleh uang untuk membayar listrik dan membeli sembako, juga terwujudnya kesehatan lingkungan, dengan kondisi komunitas yang lebih bersih, hijau, nyaman, dan sehat.


Keywords


Edukasi, BanK Sampah, Ekonomi, Lingkungan

Full Text:

PDF

References


Anonim, 2012. Profil Bank Sampah Indonesia 2012.Kementerian Lingkungan Hidup, Jakarta.

Anonim, 2013. Statistik Kota Tasikmala. Badan Pusat Statistik, Tasikmalaya.

Asteria, D., 2013. Model Komunikasi LingkunganBerperspektif Gender dalam Menyelesaikan Konflik Lingkungan di Perkotaan: Peran Aktivis Perempuan dalam Pengelolaan Konflik Lingkungan Secara Berkelanjutan. PUPT BOPTN 2013. Universitas Indonesia, Depok.

Akhtar, H., dan Soetjipto, H.P., 2014. Peran Sikap dalam Memediasi Pengaruh Pengetahuan Terhadap Perilaku Minimisasi Sampah Pada Masyarakat Terban, Yogyakarta. Jurnal Manusia dan Lingkungan, 21(3):386-392.

Blocker, T.J., dan Eckberg, D.L., 1997. Gender and Environmentalism: Result from the 1993 General Social Survey. Social Science Quarterly, 78(4):841-858.

Jumar, Fitriyah, N., dan Kalalinggie, R., 2014. Strategi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kelurahan Lok Bahu Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda. Journal Administrative Reform, 2(1):771-782

Kristina, H., 2014. Model Konseptual Untuk Mengukur Adaptabilitas Bank Sampah di Indonesia. Jurnal Teknik Industri, 9(1):19-28.

Mulasari, S.A., Husodo, A.H., dan Muhadjir, N., 2014. Kebijakan pemerintah Dalam Pengelolaan Sampah Domestik. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 8(8):404- 410.

Purba, H.D., Meidiana, C., dan Adrianto, D.W., 2014. Waste Management Scenario through

Community Based Waste Bank: A Case Study of Kepanjen District, Malang Regency, Indonesia. International Journal of Environmental Science and Development, 5(2):212-216

Ridley-Duff, R.J., dan Bull, M., 2011. Understanding Social Enterprise: Theory and Practice, Sage Publication, London.

Riswan, Sunoko, H.R., dan Hadiyarto, A., 2011. Pengelolaan Sampah Rumah Tangga diKecamatan Daha Selatan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 9(1):31-38.

Singhirunnusorn, W.,onlakorn, K., dan Kaewhanin, W., 2012. Household Recycling Behaviours and Attitudes toward Waste Bank Project: Mahasarakham Municipality. Journal of Asia Behavioural Studies, 2(6):35-47.

Trina, E., Tallei, T.E., Iskandar, J., Runtuwene, S.,dan Filho, W.L., 2013. Local Communitybased Initiatives of Waste ManagementActivities on Bunaken Island in North Sulawesi, Indonesia. Research Journal of Environmental and Earth Sciences,5(12):737-743.

Winarso, H., dan Larasati, A., 2011. Dari Sampah Menjadi Upah: Inovasi Pengolahan Sampah di Tingkat Akar Rumput Kasus Program BankSampah “Sendu” di Kelurahan Pasar MingguJakarta Selatan. Jurnal Manusia danLingkungan, 18(1):43-59.




DOI: https://doi.org/10.53695/jas.v2i3.483

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.