Komunikasi Persuasif Influencer Fadil Jaidi Terhadap Minat Beli Produk Facetology

Main Article Content

Ester Monica Pakpahan
Wahyu Budi Priatna
Leonard Dharmawan

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi dan media digital telah memunculkan influencer sebagai komunikator pemasaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh komunikasi persuasif influencer Fadil Jaidi terhadap minat beli produk skincare Facetology serta mengidentifikasi jalur pemrosesan pesan yang dominan digunakan audiens. Kebaruan studi terletak pada fokus terhadap non-beauty influencer dalam mempromosikan produk high-involvement. Penelitian menggunakan metode survei kuantitatif melalui kuesioner dan dianalisis dengan regresi linear sederhana di SPSS 27. Hasil menunjukkan komunikasi persuasif berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, dengan koefisien 0,906 dan Adjusted R² 0,669. Analisis berdasarkan Elaboration Likelihood Theory mengungkap bahwa audiens lebih banyak menggunakan jalur sentral melalui perhatian pada kualitas pesan, kelengkapan informasi, dan proses berpikir kritis, sementara jalur periferal seperti kredibilitas dan gaya komunikasi tetap mendukung efektivitas pesan. Temuan ini menegaskan pentingnya perpaduan jalur sentral dan periferal dalam merancang strategi komunikasi digital yang efektif untuk produk high-involvement.

Article Details

Section
Articles