Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kohesivitas Kelompok Tani Dalam Menjalankan Fungsi Unit Produksi Usahatani Padi Sawah di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang
Main Article Content
Abstract
Peningkatan efektivitas kelompok tani sebagai unit produksi sangat dipengaruhi oleh kemampuan anggota kelompoknya dalam menjalin kerja sama yang kuat. Kohesivitas kelompok menjadi indikator penting dalam keberhasilan kelompok untuk menjalankan fungsinya sebagai unit produksi pada usahatani padi sawah. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kohesivitas kelompok tani serta faktor-faktor yang memengaruhinya, dengan kebaruan yang terletak pada penggunaan enam variabel psikososial yang diuji secara simultan pada konteks kelompok tani padi sawah di Kecamatan Sunggal. Penelitian dilaksanakan pada Maret–Mei 2025 menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui penyebaran kuesioner dan wawancara tidak terstruktur, serta dianalisis menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kohesivitas berada pada kategori tinggi (78,46%), dengan persamaan regresi Y = 4,702 + 0,170X1 + 0,430X2 + 0,946X3 – 0,350X4 + 0,560X5 + 0,552X6 + e. Persamaan tersebut menunjukkan bahwa interaksi sosial (X2), tujuan kelompok (X3), konflik kelompok ((X5), dan peran dalam kelompok (X6) terbukti berpengaruh signifikan, sedangkan untuk ketertarikan anggota (X1) dan ukuran kelompok (X4) tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas interaksi, kejelasan tujuan, manajemen konflik, dan pembagian peran merupakan faktor kunci yang memperkuat kohesivitas kelompok tani dalam menjalankan fungsi unit produksi usahatani padi sawah.
Article Details
Section
Articles