Persepsi Petani Terhadap Penggunaan Trichoderma Dalam Pengendalian Penyakit Layu Fusarium Pada Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.) Di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat

Main Article Content

Siti Hadijah
Elrisa Ramadhani
Yusra Muharami Lestari

Abstract

Persepsi Petani Terhadap Penggunaan Trichoderma Dalam Pengendalian Penyakit Layu Fusarium Pada Tanaman Cabai Merah di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk melihat tingkat persepsi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya terhadap penggunaan trichoderma dalam pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai merah. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan April 2025 sampai dengan bulan Mei 2025. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data pada pengkajian ini adalah kuesioner, wawancara, dan observasi. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda dan diolah menggunakan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 25. Sumber data pada pengkajian ini menggunakan data primer dan sekunder. Hasil pengkajian menunjukkan tingkat persepsi petani terhadap penggunaan trichoderma dalam pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai merah di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat adalah sangat tinggi dengan persentase 86,31% termasuk kategori sangat tinggi. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel X secara simultan berpengaruh nyata terhadap variabel Y. Hasil uji t ditemukan bahwa terdapat 5 variabel yang berpengaruh nyata yakni umur (X1), pendidikan (X2), pengalaman (X3), peran penyuluh (X5), dan fungsi kelompok tani (X6). Faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap tingkat persepsi petani terhadap penggunaan trichoderma dalam pengendalian penyakit layu fusarium pada tanamana Cabai Merah ialah umur (X1), pendidikan (X2), pendidikan (X3), peran penyuluh (X5), dan fungsi kelompok tani (X6). Sedangkan luas lahan (X4) tidak berpengaruh nyata

Article Details

Section
Articles