SIMPLISIA TANAMAN DALAM BIDANG PERTANIAN: KAJIAN LITERATUR
Main Article Content
Abstract
Kajian ini bertujuan untuk mensintesis literatur mengenai posisi, pengolahan, standardisasi mutu, dan potensi ekonomi simplisia nabati dalam sektor pertanian di Indonesia. Kajian literatur naratif dilakukan terhadap sepuluh sumber utama yang terdiri atas artikel penelitian empiris, laporan pengabdian kepada masyarakat, dan pedoman teknis nasional yang terbit antara tahun 2011 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa simplisia berfungsi sebagai komoditas pertanian bernilai tambah yang menghubungkan kegiatan budi daya di lahan dengan industri obat tradisional, dengan tanaman rimpang famili Zingiberaceae mendominasi baik pasokan hasil budi daya maupun perdagangan di pasar tradisional. Mutu produk ditentukan oleh rangkaian terpadu antara praktik budi daya yang baik, tahapan penanganan pascapanen (sortasi, pengerikan, perajangan, pengeringan di bawah suhu 60°C, penggilingan, dan penyimpanan), serta parameter mutu terstandar seperti kadar air, yang menurut beberapa pengujian gravimetri terbukti dapat dipertahankan di bawah ambang batas 10% sesuai persyaratan farmakope nasional. Pengolahan simplisia berbasis masyarakat dan pemasaran digital, seperti produksi serbuk kunyit, terbukti mampu meningkatkan pendapatan rumah tangga, meskipun ketergantungan musim dan pasokan dari tumbuhan liar yang sebagian berstatus konservasi masih menjadi kendala utama. Kajian ini menyimpulkan bahwa penguatan sumber bahan baku berbasis budi daya, standardisasi pascapanen, dan akses pasar menjadi kunci untuk memposisikan simplisia sebagai komoditas pertanian yang berkelanjutan.
Article Details
Section
Articles