Kajian Hukum Pidana Terhadap Penetapan Tersangka Dengan Alat Bukti Yang Sudah Digunakan Dalam Perkara Orang Lain (Analisis Putusan Nomor 97/PID.PRAP/2017/PN.JKT.SEL)

Abroryan Nur

Abstract


The regulation regarding the appointment of a person as a suspect based on evidence that has been used in other cases is not legally found. However, the determination of a suspect must be based on sufficient preliminary evidence, that is, with the minimum 2 (tools) of evidence as stipulated in Article 1 point 14 KUHAP Jo. Article 66 paragraph (1) and paragraph (2) of the National Police Regulation Number 12 of 2009. Criminal law review of the determination of a suspect with evidence that has been used in someone else's case (Analysis of Decision Number 97 / Pid. Prap / 2017 / PN.Jkt. Cell) is based on pretrial decision no. 97 / pid.prap / 2017 / pn.jkt.sel that with Judge Cepi Iskandar's consideration there would be the possibility of becoming a new jurisprudence. If a new jurisprudence is made, then in resolving a criminal case with inclusion such as corruption where the suspect's statement cannot later be used as the development of further investigations for other suspects.

Keywords


Suspect, Evidence, Decision Number 97 / Pid. Prap / 2017 / PN.Jkt.Sel

Full Text:

PDF

References


Ali, H. Zainuddin. 2019. Metode Penelitian Hukum, Edisi Kesatu, Cetakan Kesebelas, Jakarta: Sinar Grafika.

Candra M. Hamzah. 2014. Penjelasan Hukum Tentang Bukti Permulaan Yang Cukup, Jakarta: Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK).

Efendi, Jonaedi dan Johnny Ibrahim. 2016. Metode Penelitian Hukum Normatif dan Empiris, Edisi Pertama Jakarta: Kencana.

Hamzah, Andi. 2014. Hukum Acara Pidana Indonesia, Cetakan Kedelapan, Jakarta: Sinar Grafika

Harahap, M. Yahya. 2006. Pembahasan Permasalahan dan Penerapan KUHAP: Pemeriksaan Sidang Pengadilan, Banding, Kasasi, dan Peninjauan Kembali: Edisi Kedua Jakarta: Sinar Grafika.

Prinst, Darwan. 1998. Hukum Acara Pidana Dalam Praktik Jakarta: Djambatan.

Is, Muhammad Sadi. 2015. Pegantar Ilmu Hukum, Jakarta: Prenada Media Group.

Sasangka, Hari & Lily Rosita. 2003. Hukum Pembuktian Dalam Perkara Pidana, Cetakan 1, Bandung: Mandar Maju.

Sofyan, Andi dan Abd Asis. 2014. Hukum Acara Pidana Suatu Pengantar Jakarta: Kencana.

Susanti, Dyah Ochtorina dan A’an Efendi. 2014. Penelitian Hukum (Legal Research) Cetakan Kesatu Jakarta: Sinar Grafika.

Soetarna, Hendar. 2011. Hukum Pembuktian Dalam Acara Pidana, Cetakan I, Bandung: PT. Alumni.

Soekanto, Soerjono. 2014. Pengantar Penelitian Hukum, Cetakan Ketiga. Jakarta: Universitas Indonesia (UI-Press).

Soekanto, Soerjono dan Sri Mamudji. 2010. Penelitian Hukum Normatif Suatu Tinjauan Singkat, Edisi Kesatu, Cetakan KeduabelasJakarta: Rajawali Pers.

Lapasi, Daud “Penetapan Tersangka Berdasarkan Bukti Permulaan Yang Cukup”, Jurnal LexetSocietatis, Vol. IV/No. 2/Feb/2016.

Wahyudi, Slamet Tri “Problematika Penerapan Pidana Mati Dalam Konteks Penegakan Hukum Di Indonesia”, Jurnal Hukum dan Peradilan, Volume 1, Nomor 2 Juli 2012.




DOI: https://doi.org/10.53695/js.v1i2.95

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.