Desain Controling Pengaman Arus Lebih Berbasis Arduino

M Fahreza

Abstract


Transformator atau trafo adalah alat listrik melalui gandengan magnet memindahkan daya listrik dari suatu rangkaian ke rangkaian lainya dengan frekuensi yang sama. Tegangan dapat dinaikan atau diturunkan sesuai dengan besar kecilnya arus yang mengalir dalam rangkaian. Transformator digunakan secara luas, baik dalam bidang tenaga listrik maupun elektronika. Penggunaan transformator dalam sistem tenaga listrik yaitu untuk menaikkan tegangan dari pembangkit listrik, untuk di transmisikan. Transformator juga dipakai untuk menurunkan tegangan listrik akan di distribusikan. Tenaga listik mempunyai peranan penting bagi kehidupan seharihari bagi semua orang, namun kebutuhan tenaga listrik saat ini sering mengalami kendala-kendala akibat pengguna tenaga listrik terlalu berlebihan yang dapat mengakibatkan overload tegangan sehingga dapat mengakibatkan kerusakan pada trafo distribusi yang telah disiapkan oleh PLN, kerusakan yang terjadi pada trafo distribusi diakibatkan penggunaan listrik yang berlebih.Sistem detektor arus berlebih sangat membantu untuk mengamankan trafo distribusi dari beban yang berlebih. Keunggulan alat detektor arus berlebih adalah Penyampaian informasi penggunaan arus pada saat beban sudah 90% yang dikirim dengan menggunakan sms gateway. Detektor arus menggunakan sistem yang dapat diseting beban maksimal penggunaannya. Saat beban sudah lebih dari nilai settingan maka alat akan memutuskan beban agar trafo tidak rusak. Dengan alat detektor arus berlebih ini digunakan Arduino UNO sebagai contoh dari sensor arus dan relay beban dan menggunakan sms gateway yang digunakan sebagai media yang dapat mengirim sms informasi.

Keywords


Sensor arus Transformator CT, Trafo distribusi, Arduino Uno

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.53695/jm.v2i1.248

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.