Conflict of Interest

Penulis wajib mengungkapkan setiap kepentingan finansial maupun nonfinansial yang secara wajar dapat dipandang memengaruhi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, atau pelaporan kegiatan pengabdian[cite: 50]. Penulis juga harus menyebutkan sumber pendanaan, dukungan institusi, hubungan dengan mitra, atau peran sponsor yang relevan[cite: 50].

Editor dan reviewer harus mengungkapkan konflik kepentingan yang dapat memengaruhi penilaian mereka[cite: 50]. Konflik dapat meliputi hubungan kerja atau supervisi, kolaborasi dekat, hubungan pribadi, persaingan profesional, kepentingan keuangan, atau keterlibatan langsung dalam kegiatan atau naskah yang dinilai[cite: 50]. Editor dapat menunjuk editor atau reviewer lain apabila konflik tidak dapat dikelola secara memadai[cite: 50].

Adanya konflik kepentingan tidak selalu berarti naskah tidak dapat dipertimbangkan[cite: 50]. Namun, konflik harus dinyatakan dan dikelola secara transparan agar proses penilaian serta keputusan editorial tetap adil dan independen[cite: 50]. Jika tidak terdapat konflik, penulis dapat menyatakan bahwa tidak ada konflik kepentingan yang perlu diungkapkan[cite: 50].